Sunday , 24 February 2019

Mengetahui Tempat Bersejarah di Balikpapan, Peninggalan Jepang

Mengetahui Tempat Bersejarah di Balikpapan, Peninggalan Jepang

Sampai dengan saat ini, sejumlat tempat bersejarah di Balikpapan masih dijaga dan dilindungi sebagai salah satu bukti sejarah adanya penjajahan di Indonesia, khususnya di Pulau Kalimantan. Seperti yang kita ketahui, pada tahun 1942, negara kita telah dijajah oleh negara Jepang dan menguasai Balikpapan. Balikpapan kemudian dijadikan sebagai lokasi kependudukan para tentara Jepang.

Balikpapan juga menyimpan berbagai bukti yang menunjukkan sejarah adanya perlawanan para tentara Jepang yang masuk di Indonesia berjuang melawan Belanda yang pada saat itu juga tengah mencoba memasuki dan menjajah Indonesia. Beberapa tempat bersejarah di Balikpapan ini menyisakan beberapa bukti adanya penjajah Jepang di Kalimantan.

Tempat Bersejarah di Balikpapan, Peninggalan Jepang

Beberapa tempat bersejarah di Balikpapan menyimpan sejumlah bukti adanya penjajahan Jepang pada tahun 1940-an. Peninggalan ini menjadi bukti bahwa dahulu Balikpapan menjadi tempat yang strategis sebagai pertahanan dan perlawanan Jepang terhadap Sekutu pada Perang Dunia II. Adapun beberapa tempat bersejarah di Balikpapan di antaranya:

1. Tempat Bersejarah di Balikpapan: Tugu Perdamaian dan Makam

Salah satu tempat bersejarah di Balikpapan adalah Tugu Perdamaian dan Makam yang ada di Jalan Soekarno-Hatta KM 13. Tugu Perdamaian tersebut dibuat sebagai simbol perdamaian antara Jepang, Australia, dan Indonesia pada saat itu. Tugu Perdamaian tersebut berwarna biru dan terdapat 2 patung kecil di samping kiri dan kanannya.

Baca Juga:  Ruko Bandar Balikpapan, Wisata Kuliner Malam
Tugu Perdamaian Balikpapan by GNFI
Tugu Perdamaian Balikpapan by GNFI

Adapun untuk makam yang berada di tempat ini diperkirakan merupakan makam tentara Jepang yang gugur dalam peperangan saat Perang Dunia II. Tugu Perdamaian dan makam yang ada di tempat ini bertuliskan tulisan Jepang. Selanjutnya tempat ini dijadikan sebagai salah satu tempat bersejarah di Balikpapan.

2. Tempat Bersejarah di Balikpapan: Meriam di Gunung Meriam

Tempat bersejarah di Balikpapan selanjutnya adalah Gunung Meriam. Sesuai dengan namanya, di puncak gunung atau bukit ini terdapat dua meriam yang merupakan meriam milik tentara Jepang pada masa Perang Dunia II. Sebagaimana tempat bersejarah di Balikpapan yang lain, dua meriam yang ada di Gunung Meriam ini terawat dengan sangat baik, dan dilindungi oleh undang-undang dari pemerintah.

Meriam Gunung Meriam Balikpapan
Meriam Gunung Meriam Balikpapan

Berdasarkan penuturan tokoh setempat, meriam ini dulunya digunakan oleh tentara Jepang ketika melawan tentara Belanda. Bahkan, selain Gunung Meriam, masih ada beberapa lokasi yang juga masih ada beberapa meriam peninggalan Jepang. Selain untuk melawan tentara Belanda, meriam ini juga digunakan untuk menjaga sumber minyak yang ada di Balikpapan.

Baca Juga:  Keindahan Pulau Derawan, Surga Tersembunyi di Kalimantan Timur

3. Tempat Bersejarah di Balikpapan: Bunker Jepang di Batalyon Infanteri 600/Raider

Selain Gunung Meriam dan Tugu Perdamaian, terdapat tempat bersejarah di Balikpapan yang juga menyimpan sejumlah bukti nyata para penjajah dari Jepang yang menduduki Balikpapan pada masa itu, yakni bunker peninggalan Jepang. Bunker Jepang ini terdapat di dalam Batalyon Infanteri 600/Raider, dan berjumlah 2 bunker.

Satu dari dua bunker di Batalyon ini masih utuh dan berdiri kokoh, sehingga nampak bagaimana desain bunker peninggalan Jepang tersebut. Satu bunker lainnya telah tersisa reruntuhan bangunannya saja. Bahkan di bunker yang telah rusak ini digunakan sebagai ladang oleh masyarakat. Namun demikian, ternyata juga masih ada sejumlah tempat bersejarah di Balikapapan yang memiliki bunker peninggalan Jepang, yakni di pesisir Pantai Manggar, Balikpapan.

Bunker Jepang di Balikpapan

Tempat-tempat bersejarah di Balikpapan ini menjadi bukti adanya penjajah Jepang yang menduduki Balikpapan pada tahun 1940-an. Peninggalan dari Jepang ini sampai sekarang masih dijaga dan dilindungi oleh pemerintah agar bisa dijadikan sebagai objek pembelajaran sejarah perjuangan bangsa Indonesia.

Baca Juga:  Pantai Melawai, Pantai Favoritnya Muda-Mudi Balikpapan