Saturday , 15 December 2018

Masjid Jami Banjarmasin, Masjid Unik yang Kaya Akan Nilai Sejarahnya

Masjid Jami Banjarmasin

Banjarmasin, sebauh kota besar di Kalimantan Selatan yang memiliki banyak potensi wisata. Mulai dari wisata alam, wisata bahari, wisata belanja hingga wisata religi yang kental sekali dengan unsur sejarah juga tersedia lengkap di kota Banjarmasin. Banjarmasin tak hanya populer dengan masjid terbesarnya saja yaitu Masjid Raya Sabilal Muhtadin, namun kota yang kerap dijuluki sebagai kota Seribu Sungai ini juga memiliki wisata religi berupa masjid yang diklaim sebagai masjid tertua di kota Banjarmasin yaitu Masjid Jami’ Banjarmasin.

Masjid yang populer dengan julukan masjid Jami’ Sungai Jingah ini memiliki desain arsitektur yang sangat unik yaitu menggabungkan perpaduan antara unsur Banjar dan Kolonial (indish), dan memilih kayu besi atau kayu ulin sebagai bahan dasar kontruksi di setiap sudut bangunan. Namun salah satu keunikan dari Masjid Jami’ Banjarmasin ini yang mampu menjadi daya tarik wisatawan untuk singgah yaitu adanya unsur budaya Jawa yang sangat terasa saat memasuki ruangan masjid.

Masjid Jami Banjarmasin Tampak Depan
Masjid Jami Banjarmasin Tampak Depan

Sekilas Sejarah Mengenai Masjid Jami Banjarmasin

Hal ini disebabkan karena pada bagian dalam yang kerap dijadikan sebagai tempat ibadah terdapat banyak sekali corak-corak yang menggambarkan desain asritektur khas rumah adat Joglo yang berada di Jawa. Dulunya masjid ini hanyalah sebatas langgar atau surau saja sebab pada saat itu tak ada dana lebih guna pembangunan masjid yang terletak di dekat Sungai Martapura. Namun karena di sekitar lokasi dekat Masjid Jami’ Banjarmasin ini sering terjadi bencana tanah longsor, maka masjid kini dipindahkan menuju kelurahan Antasai Kecil Timur kota Banjarmasin pada tahun 1934 silam. Hingga saat ini masih berdiri kokoh dengan didominasi kayu besi atau kayu ulin sebagai bahan dasar bangunan.

Baca Juga:  15 Tempat Nongkrong di Banjarmasin Yang Paling Asik
Menara Masjid Jami Banjarmasin
Menara Masjid Jami Banjarmasin

Sebelum Masjid Jami’ Banjarmasin ini dibangun oleh masyarakat Banjar yang bergotong royong demi terbangunnya sebuah tempat ibadah yang layak, dulunya penjajah belanda yang pada saat itu menguasai wilayah Banjarmasin sempat menawarkan iming-iming yang dimaksudkan untuk mengambil hati seluruh masyarakat Banjar dengan membuatkan sebuah tempat ibadah, namun tawaran tersebut ditolak mentah-mentah oleh masyarakat Banjar, sebab masyarakat Banjar tahu bahwa dana yang dikucurkan oleh penjajah Belanda untuk pembangunan Masjid Jami’ Banjarmasin adalah hasil dari penjarahan yang dilakukan oleh kolonial Belanda kepada masyarakat banjar yang pada saat itu sedang melimpah, terlebih hasil hutan seperti karet dan damar.

Masyarakat Banjarpun menganggap bahwa menerima pemberian dari kolonial Belanda adalah sesuatu perbuatan yang haram terlebih dana tersebut adalah hasil perampasan dari masyarakat Banjar. Nah, meskipun tak memiliki dana untuk pembanguan tempat ibadah, namun masyarakat Banjar tak tinggal diam. Mereka berinisiatif untuk bersama-sama membangun sebuah tempat ibadah yang mampu menampung banyak orang melalui hasil swadaya semua masyarakat. Banyak masyarakat yang menyumbangkan tanah, perhiasan emas hingga hasil pertaniannya guna melancarkan pembangunan Masjid Jami’ Banjarmasin, mereka bergotong-royong tanpa pandang usia dan kasta untuk merampungkan pembangunan Masjid Jami’ Banjarmasin ini sebagai tempat ibadah utama.

Baca Juga:  Masjid Sultan Suriansyah, Masjid Tua Jejak Penyebaran Islam di Banjar
Gerbang Masjid Jami Banjarmasin
Gerbang Masjid Jami Banjarmasin

Nah, setelah waktu berlalu akhirnya pada tahun 1777 di tanah seluas 2 hektar yang berada di tepi Sungai Martapura berdirilah sebuah tempat ibadah yang diberi nama Masjid Jami’ Banjarmasin lengkap dengan unsur sejarah khasnya. Meskipun pada beberapa tahun lalu masjid ini pernah dipugar oleh pemerintah, namun unsur sejarah dan desain arsitekturnya yang khas tak di ubah sedikitpun.

Keunikan Masjid Jami’ Banjarmasin

Selain menyuguhkan desain Masjid Jami’ Banjarmasin yang menawan dan unik lengkap dengan unsur sejarah yang hingga saat ini masih terasa atmosfernya, tetapi Anda juga bisa berjalan-jalan mengunjungi kantor Majelis Ulama Indonesia kota Banjarmasin yang terletak tak jauh dari kompleks Masjid Jami’ Banjarmasin. Nah, banyak orang yang belum mengetahui bahwa tepat di belakang masjid ini terdapat sebuah komplek makam Pangeran Antasari yang setiap harinya juga disesaki banyak wisatawan untuk berziarah. Banyak pelancong yang rela berkunjung jauh-jauh dari berbagai daerah hanya untuk menikmati keunikan yang ditawarkan oleh Masjid Jami’ Banjarmasin ini sembari berziarah.

Melihat desain arsitekturnya yang unik dan memiliki atmosfer nilai sejarah yang masih sangat ketal, maka tak heran jikalau setiap tahunnya statistik pengunjung selalu meningkat dan tak pernah sepi pengunjung setiap harinya terlebih jkalau akhir pekan atau masa liburan tiba. Oleh karena itu, pemerintah setempat yang dibantu oleh warga sekitar bergotong royong untuk mengelola Masjid Jami’ Banjarmasin ini sebagai tempat wisata religi yang mungkin bisa menjadi referensi objek wisata Anda saat plesiran di kota Banjarmasin.

Baca Juga:  Cafe Murah di Banjarmasin, Cocok untuk Santai dan Mengerjakan Tugas
Arsitektur Masjid Jami Banjarmasin
Arsitektur Masjid Jami Banjarmasin

Bahkan karna terlalu bersejarahnya bangunan Masjid Jami’ Banjarmasin ini pemerintah kota Banjarmasin telah merencanakan pembangunan yang diperkirakan bakal menelan dana sebebsar 9,5 miliar guna merevitalisasi masjid. Meski akan direvitalisasi, bentuk dasar serta desain arsitektur yang menjadi ciri khas dan bersejarah ini tak bakal dihilangkan sedikitpun, sebab hal tersebutlah yang menjadi daya pikat Masjid Jami’ Banjarmasin ini.

Hingga saat ini masjid bersejarah ini masih sering digunakan sebagai tempat penyelenggaraan kegiatan-kegiatan beragama seperti bakti sosial, sholat berjamaah hingga pengajian yang sering rutin digelar. Tetapi ada beberapa peraturan yang wajib diketahui dan patuhi yaitu untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan di sekitar Masjid Jami’ Banjarmasin dengan tak membuang sampah sembarangan. Karena jika membuang sampah sembarangan tentunya akan memperburuk view indah dari masjid unik satu ini.

Nah itulah ulasan mengenai keunikan Masjid Jami’ Banjarmasin, letaknya yang strategis dan mengandung unsur sejarah yang masih sangat kental. Tak heran masjid ini menjadi tujuan banyak orang untuk berwisata religi sembari menghabiskan masa akhir pekan atau masa liburannya. Bagi Anda yang masih bingung menuju kesana silahkan ikuti koordinat gmaps disini agar tidak tersesat Selamat plesiran di kota Banjarmasin dan semoga liburanmu menyenangkan.