Sunday , 24 February 2019

14 Ide Kunjungan Tempat Wisata Menarik di Banjarmasin

taman siring martapura

14 Ide Kunjungan Tempat Wisata Menarik di Banjarmasin –  Apa yang Anda pikirkan ketika mendengar kata Banjarmasin? Jika jawabannya adalah pasar terapung, maka Anda tidak salah. Selama ini Banjarmasin dikenal karena pasar tradisionalnya yang berada di atas air. Tentu saja, kota ini memiliki julukan ‘Kota Seribu Sungai’ memang dilalui oleh banyak sungai dan sungai seperti Sungai Barito dan Sungai Martapura. Ini menjadikan sungai sebagai salah satu bagian terpenting untuk kehidupan Banjarmasin.

Apakah Banjarmasin hanya tentang sungai dan pasar terapung? Tentu saja tidak. Kota ini memiliki banyak tempat menarik untuk dikunjungi. Berikut ini adalah rangkuman beberapa Tempat Wisata di Banjarmasin yang dapat Anda lihat sebelum berkunjung ke ibu kota Provinsi Kalimantan Selatan.

Pasar Terapung

Tidak lengkap rasanya jika membahas Banjarmasin tanpa pasar terapung. Pasar ini telah menjadi ciri khas kota Banjarmasin. Pasar terapung adalah proses jual beli yang dilakukan di atas kapal yang mengapung. Saat ini, pasar terapung telah menjadi salah satu tempat wisata di London yang paling banyak dikunjungi oleh wisatawan. Untuk menuju ke pasar terapung anda nisa mengikuti koordinat GPS dengan Google Maps untuk memudahkan perjalanan anda.

Salah satu pasar terapung yang populer adalah yang ada di mulut Sungai Barito, tepatnya di Desa Kuin Utara, Banjarmasin. Pasar ini diperkirakan sudah ada sejak 400 tahun yang lalu. Barang yang dijual mulai dari hasil panen, makanan hingga pakaian. Untuk dapat menonton aktivitas di pasar ini, Anda harus datang di pagi hari karena pasar ini hanya berlangsung dari pukul 05:00 hingga 07:00.

pasar terapung lok baintan

Di masa lalu, apa yang terjadi di sini adalah barter atau pertukaran barang tanpa menggunakan uang. Meskipun sekarang ini menggunakan uang sebagai alat tukar, tetapi ada beberapa yang masih melakukan barter barang. Yang menarik di pasar terapung ini adalah keberadaan tongkat dengan ujung kawat untuk mengambil barang yang dibeli karena kesulitan mendekatkan menaiki perahu.

Taman Sungai Siring Martapura

Satu lagi tempat wisata di New York City yang mengandalkan sungai adalah siring Martapura River Park yang terletak di Jalan Sudirman dan Jalan Kapten Tendean. Taman ini terletak di tepi Sungai Martapura dan dikunjungi pada siang hari. Dari sini, Anda bisa melihat aktivitas perahu atau perahu khas Banjarmasin di sungai.

Baca Juga:  7 Tempat Wisata di Palangkaraya yang Wajib Dikunjungi

Silakan mengambil pancing dan memuaskan hobi memancing Anda di tempat wisata ini. Jika ingin menikmati pemandangan di sekitar sungai, Anda bisa duduk di bangku yang telah disediakan sambil menikmati warung kuliner yang berjejer di taman.

taman siring martapura

Pada hari Minggu, Taman Sungai Martapura siring lebih ramai dengan komunitas anak muda yang berlatih skateboard dan BMX. Tak jarang, tempat ini juga digunakan sebagai lokasi oleh ras mereka.

Park Maskot

Sesuai namanya, tempat wisata ini menampilkan dua maskot kota Banjarmasin yaitu bekantan dan musk pohon. Di pintu masuk, Anda akan disambut patung belalai bekantan berukuran manusia dewasa. Tidak jauh di belakang, ada patung pepohonan musk dengan monyet-monyet berayun.

Di sebelah kanan pintu masuk, ada tanaman rumah yang berisi banyak kaktus, lidah buaya dan beberapa tanaman lain dalam pot. Untuk fasilitas, Mascot Park telah dilengkapi dengan area parkir, masjid, toilet, bangku taman, warung makan dan taman bermain anak-anak. Objek wisata ini berada di pusat kota Banjarmasin, tepatnya di Jalan H. Djok Mentaya.

Dimanakah Tempat Wisata di Banjarmasin yang Sangat Populer?

Museum Wasaka

Museum Wasaka berdiri Waja Sampai Kaputing yang merupakan semboyan perjuangan rakyat Kalimantan Selatan. Tempat wisata sejarah terletak di Jalan H. Andir, Kampung Ulu Recalls, Banjarmasin Utara. Arsitektur rumah tradisional Banjarmasin berbentuk panggung dengan atap yang tinggi.

Di dalamnya, ada berbagai koleksi foto, mesin tik, seragam perjuangan dan senjata yang digunakan melawan penjajah seperti belati dan senjata api milik Belanda yang dijarah. Selain itu, ada sepeda tua yang digunakan untuk mengirim surat dalam sembunti-tersembunyi.

museum wasaka banjarmasin

Yang menarik adalah teks proklamasi yang dibuat pada 17 Mei 1949. Isi teks itu berbeda dengan teks proklamasi banyak orang Indonesia yang dikenal selama bertahun-tahun. Ini karena menurut Linggajati, Kalimantan tidak termasuk dalam wilayah Republik Indonesia (NKRI). Namun demikian, masyarakat Kalimantan masih berjuang untuk menjadi bagian dari NKRI dan berhasil mendeklarasikan kemerdekaannya empat tahun setelah Bung Karno membaca teks proklamasi tersebut.

Museum Wasaka buka setiap hari kecuali Senin dan hari libur nasional, mulai pukul 08:30 hingga 12:30. Anda tidak dikenakan biaya untuk masuk ke sini.

Baca Juga:  Pantai Muara Kintap, Pantai Ayunan Jomblo Nge-hits di Tanah Laut

Pulau Kembang

Pulau Kembang adalah sebuah pulau di tengah Sungai Barito. Tempat wisata ini adalah habitat monyet dan beberapa jenis burung. Menurut penduduk, di pulau ini ada monyet besar adalah raja monyet. Saat berada di pulau, berhati-hatilah dengan barang bawaan Anda. Monyet sering penasaran dan ingin melihat apa yang Anda bawa. Sebaiknya bawa camilan atau buah untuk mengalihkan perhatian mereka dari tas Anda.

Yang menarik, di pulau ini ada kuil dan altar dengan patung-patung yang berbentuk monyet putih atau Hanoman. Altar ini, oleh orang-orang China, digunakan untuk menaruh sesajen pada saat-saat tertentu.

pulau kembang banjarmasin

Tempat wisata ini berjarak sekitar 1,5 km dari pusat kota Banjarmasin. Untuk dapat melihat aktivitas monyet-monyet ini dari dekat, Anda harus membayar 5.000 Rupiah untuk wisatawan domestik dan 25.000 rupiah untuk turis asing.

Dimanakah Masjid Tempat Wisata di Banjarmasin yang Sering Dikunjungi?

Masjid Sultan Suriansyah

Masjid ini juga disebut Masjid KUIN karena lokasinya di Desa Kuin Utara. Dibangun antara tahun 1526 – 1550, masjid ini menjadi masjid tertua d Banjarmasin.

Seperti halnya bangunan khas Banjarmasin lainnya, masjid Sultan Suriansyah berbentuk rumah panggung dengan ukiran khas Kalimantan Selatan dan atap. Beberapa bagian masjid terlihat mirip dengan Masjid Agung Demak, terutama di teras atap dan berbentuk kerucut ke atas. Ini dimungkinkan karena hubungan antara kedua kekaisaran di zaman kuno.

Yang unik dari masjid ini adalah mihrab, atau imam doa memiliki atap terpisah dari atap bangunan utama.

masjid-sultan-suriansyah

Masjid Sabilal Muhtadin

Masjid Muhtadin Sabilal disebut masjid terbesar di Banjarmasin. Masjid dengan lima menara ini mampu menampung hingga 15.000 jamaah.

Namanya diambil dari nama buku yang ditulis oleh Sheikh Muhammad Al Banjary Arsyad yang merupakan cendekiawan besar di Kalimantan Selatan. Masjid yang dibangun pada tahun 1981 telah menjadi salah satu tempat wisata religi yang dikunjungi oleh banyak wisatawan baik dari dalam maupun dari luar kota. Masjid Muhtadin Sabilal berada di tepi barat Martapura, tepatnya di Desa Antasan Besar, Banjarmasin Tengah.

masjid sabilal muhtadin

Pasar Berlian Martapura

Pasar berlian berada di Jalan Ahmad Yani, Martapura, atau sekitar 45 km dari pusat kota Banjarmasin. Pasar ini menjadi tur yang tepat bagi penggemar batu permata. Martapura dikenal sebagai kota dengan pertambangan batu permata terbesar di Indonesia. Batu permata di sini memiliki kualitas yang baik.

Baca Juga:  Pulau Sangalaki, Surganya Snorkling dan Penyu Laut Kalimantan Timur

kota martapura

Di pasar ini, ada sekitar 87 toko batu permata. Selain membelinya dalam bentuk batu, Anda juga bisa membeli batu permata yang sudah diolah menjadi berbagai bentuk seperti kalung, gelang, cincin dan bros. pengunjung ke pasar ini tidak hanya wisatawan domestik, banyak wisatawan dari Malaysia, Brunei dan Singapura yang datang ke sini.

Pusat Kuliner Tepi Sungai Martapura

Jika Anda ingin menikmati kuliner khas Banjarmasin di satu tempat, Anda bisa datang ke pusat yang terletak di kuliner Banjarmasin Post Road yang menghubungkan antara jalan Sudirman dan jalan Hasanuddin.

Jalur sepanjang 300 meter, ada sekitar 52 kios yang menjual berbagai makanan khas kuliner Banjarmasin seperti laksa, nasi kuning, soto Banjar dan lupis. Selain itu, ada hidangan nasional nasi goreng serta daerah lain seperti masakan kuliner Padang dan Palembang.

kuliner martapura

Desa Sasirangan

Jika ada Batik Cirebon Trusmi sebagai pusat oleh-oleh, di sini tidak ada yang namanya Desa Sasirangan. Di sini, Anda bisa menemukan batik sasirangan yang khas batik Banjarmasin. Tempat-tempat belanja di Jalan Masjid, Desa Melayu.

Selain membeli, Anda juga bisa melihat di sini proses pembuatannya. Batik sasirangan ditandai dengan warna-warna cerah. Anda dapat membeli kain yang masih berbentuk atau selesai sebagai pakaian, syal, sprei dan taplak meja. Ada juga berbagai aksesoris yang terbuat dari kain batik mulai dari tas, dompet hingga sapu tangan.

Kampung Sasirangan

Pantai Gedambaan

Pantai Gedambaan terletak sekitar 14km utara dari pusat kota Kotabaru, Kalimantan Selatan. Pantai adalah pilihan yang bagus jika Anda ingin menikmati angin pantai yang bagus dan suara ombak laut yang menenangkan. Pantai Gedambaan adalah objek wisata dengan cottage, restoran, dan tempat penampungan bagi pengunjung.

Jika Anda tidak menyukai kerumunan, Anda dapat pindah ke pantai di sebelahnya. Pantai yang tidak disebutkan namanya lebih ‘alami’, dengan pepohonan rimbun di pantai di mana Anda bisa duduk dan menikmati pemandangan.

Bagaimana, tertarik berkunjung ke Banjarmasin? Agendakan perjalanan wisata kamu ke Banjarmasin pada akhir tahun ini dan persiapkan sebaik mungkin liburan kamu, ya? Semoga bermanfaat!